Metode Parenting Dengan Memukul Anak Bisa Berbahaya

Metode Parenting Dengan Memukul Anak Bisa Berbahaya

Masih banyak orang tua, yang suka memukul bokong anak bila dia melakukan kesalahan. Jika hal ini sering anda lakukan, lebih baik hentikan. Kebiasaan parenting seperti ini bisa menimbulkan trauma pada anak. Bahkan bisa membuat anak melakukan kebiasaan yang sama ke anaknya nanti. Anda pasti tidak ingin hal ini terjadi. Tahukan anda, ada banyak sekali bahaya memukul anak. Apalagi dilakukan terus menerus. Inilah akibat bila anda sering memukul anak.

Membuat Tradisi Kekerasan Yang Berulang

Anak-anak sangat mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Jika anda sering memukul anak, ini akan menjadikan kebiasaan buat dia. Atau mungkin dikenang terus diingatan mereka. Akhirnya mereka melampiaskan hal itu ke anak mereka nanti atau orang lain. Dengan melakukan kebiasaan memukul anak, mereka berpikir bahwa hal itu wajar dilakukan. Segera hentikan kebiasaan tersebut, sehingga tradisi memukul anak akan terhenti dan tidak akan terjadi lagi.

Merendahkan Harga Diri Anak

Harga diri yang anak miliki tergantung dengan persepsi orang lain. Bila dia sering dipukul, maka ia akan menganggap dirinya tak berdaya dan lemah. Walaupun di keluarga terjalin hubungan harmonis, tetapi anda pernah memukul anak. Mereka akan memiliki dua persepsi yang berbeda. Dia bingung, apakah dirinya dicintai atau malah dibenci. Jika sejak kecil sudah terbiasa dengan kekerasan, anak akan sulit melakukan pembelaan diri pada saat di bullying.

Nilai Orang Tua Menurun

 Parenting mungkin tidak menyadari hal ini. Bahwa sering memukul anak bisa membuat nilai orang tua turun di depan anak. Orang tua merasa bila dirinya gagal dalam mendidik anak. Anak-anak menjadi tidak menghormati orang tua mereka, karena kekerasan yang sering dilakukan, hubungan orang tua dan anak menjadi ada jarak. Tidak ada rasa kasih sayang di keduanya.

Menimbulkan Kasus KDRT

Kasus kdrt di indonesia sangat banyak sekali. Jika anda sering memukul anak-anak, akan membuat kasus kdrt semakin parah. Ini bisa membuat mental anda terganggu, dia akan berubah menjadi anak berkelakukan buruk. Jika anda melakukan kesalahan, anda bisa memberikan hukuman yang wajar. jangan gunakan kekerasan, karena anak akan menjadi trauma

Memukul Tidak Membuat Anak Displin

Mendisplikan anak tidak bisa dilakukan dengan cara memukul. Masih banyak cara untuk mendisplikan anak. Tegas bukan berarti keras dan memukul. Hal ini yang harus anda pahami, jangan mendisplikan anak dengan memukul. Cobalah untuk mendisplikan anak dengan cara yang lebih bijak. Bisa menggunakan kata-kata yang baik.

Mulai sekarang cobalah untuk menghentikan kebiasaan memukul anak. Gaya parenting ini bisa memperburuk tumbuh kembang anak. Membuat anak menjadi orang yang suka kekerasan atau minder. Rasa percaya dirinya akan berkurang bahkan menjadi anti sosial.

Author: admin